Sunday, November 10, 2013

Kehilangan Seorang Teman

Ini adalah sekian kalinya saya merasa kehilangan seorang teman. Dia tidak mati. Tidak. Hanya pergi dan tidak menjadi bagian hidup saya lagi. Rasanya sebagian diri saya hilang. Karena selama ini, dialah teman saya bermimpi. Dialah yang membuat mimpi saya terlihat begitu nyata, begitu dekat, dan sangat feasible untuk dicapai. Dan kami selalu berpikir, together we can change the world. :')
Namun yang terjadi tidak selalu sesuai dengan kehendak kita. Ada saat-saat dimana yang kita rencanakan malah buyar karena suatu dan lain hal. Simply karena Tuhan menginginkan hal lain untuk terjadi. Dan untuk itu, saya tidak bisa menghalanginya. Siapa saya? Saya tak memiliki kekuatan untuk mengganti cerita yang sudah terjadi.
Hanya saja, hati saya masih belum bisa menerima. Saya terus merindukannya. Merindukan sosok seseorang yang biasa saya ajak berbagi. Saya memang punya sahabat lain. Akan tetapi, betapapun dekatnya kami, ada hal yang saya tidak bagi dengan mereka karena mereka mengalami hal yang sama. Mengumpulkan dua orang dengan penderitaan yang sama tidak menghasilkan solusi. Kami tidak mau malah meratapi kesedihan kami berdua. Sahabat yang lain saya pikir terlalu labil untuk mengerti. Saya juga tidak mau memberatkan dirinya dengan beban yang seharusnya belum terpikirkan olehnya. Biarkan dia menikmatinya masa "remaja"nya selagi dia bisa. Sahabat yang lain mungkin terlalu jauh dan tidak punya waktu. Dan saya paham, sehingga saya hanya " bertemu" ketika dia sempat "berkunjung".
Sahabat "pertama" saya itu seharusnya masih bisa menjadi sahabat saya. Tapi konflik yang kami alami terlalu berat. Dan dengan keputusan yang saya ambil, tidak mungkin melewati jurang ketika jembatannya sudah putus. Kami, sama-sama tidak mau membangun jembatan yang lain. Karena sangat mungkin jembatan itu runtuh lagi.
Entah sampai kapan saya akan bersedih. Menatap kosong pecahan-pecahan mimpi yang dulu kami susun bersama-sama. Mungkin, dia adalah salah satu malaikat yang datang dan harus pergi lagi. Hanya singgah untuk menyadarkan saya bahwa saya bisa menyelamatkan diri saya sendiri. Baiklah, sekarang saya harus percaya bahwa saya bisa mengubah dunia, walaupun saya sendirian. :')
 

Random Talk Template by Ipietoon Cute Blog Design

Blogger Templates