Aku tak biasa, menjaring mimpi di siang
hari, sendirian
Aku tak biasa, menghabiskan remah rotiku,
sendirian
Aku tak biasa, menatap wajah itu dengan
kening berkerut, sendirian
Karena selama ini, selalu ada kamu di
sampingku
Tapi hari ini tidak
Maka kuputuskan untuk menjadi biasa

0 comments:
Post a Comment