29 maret 2012 jam 22.14
Kalo dipikir-pikir, kehidupan saya penuh
dengan keberuntungan. Walaupun pada beberapa ranah, memang agak sulit dan
berantakan, tapi saya bisa lihat bagaimana Tuhan benar-benar mencintai saya.
Pada beberapa hal, saya memang mengalami masalah yang lebih kompleks daripada
orang lain, namun di lain aspek, Tuhan memberikan begitu banyak kemudahan
kepada saya.
Dari segi keuangan, saya tidak pernah hidup
miskin. Memang keuangan keluarga masih tidak stabil sejak Bom Bali I, akan
tetapi kami tidak pernah kelaparan dan masih bisa membeli barang-barang yang
kami butuhkan. Hanya saja dari masalah keluarga memang kehidupan saya sangat
pelik. Terlalu banyak konflik intern dan hasilnya saya tumbuh menjadi anak
broken home yang kesepian. Tetapi lagi-lagi Tuhan begitu baik. Semua konflik
tersebut sudah berkurang. Dan saya sangat bersyukur bisa hidup di tengah-tengah
keluarga kami saat ini. J bahagia. Yang mungkin banyak
keluarga lain tidak rasakan.
Dan kehidupanku sendiri benar-benar
sempurna. Menurutku. Aku tidak pernah kesulitan dalam pelajaran. Aku selalu
mendapat sekolah terbaik bahkan sebelum aku lulus. Dan sekarang aku mendapat
pekerjaan bahkan sebelum aku menamatkan kuliahku. Sungguh Tuhan menyayangiku.
Tuhan baik sekali padaku. Tapi maafkan aku Tuhan, karena aku sudah banyak
membuat kesalahan. Doaku, agar aku bisa berpikir lebih jernih, berbicara dan
bertindak lebih baik dari sebelumnya. Serta, aku bisa menemukan keteguhan iman
yang bisa membantuku lebih dekat denganMu. Suatu hari nanti aku yakin, Kau akan
menyentuh hatiku lebih dekat. J

0 comments:
Post a Comment